Selasa, 02 Juni 2020

Kewibawaan

Oleh : Puji Hermawan



Salam Persaudaraan,

Teringat pesan orang tua saya dulu sewaktu beliau masih hidup tentang kewibawaan. Apa dan bagaimana arti sebuah kewibawaan. Segan, hormat dan menarik simpati mungkin itu gambaran secara umum. Untuk lebih rincinya lagi kewibawaan itu ada dua macam.

Kewibawaan yang pertama adalah kewibawaan sejati. Kewibawaan sejati bersifat abadi atau kekal. Seseorang yang memiliki kewibawaan sejati akan disegani, dihormati dan dikagumi sepanjang masa. Kewibawaan sejati ada dua macam yang pertama adalah akhlak mulia atau akhlakul karimah yaitu orang yang memiliki sifat mulia, baik budinya, jujur suka menolong, rendah hati adil dan dapat dipercaya dan banyak lagi sifat-sifat baik lainnya. Orang yang baik akan dihargai dan dihormati oleh orang lain. kemudian kewibawaan sejati yang kedua adalah ilmu. Orang yang memiliki ilmu dan diamalkan untuk orang banyak, untuk kemaslahatan orang banyak suka membantu sesama dengan ilmunya maka orang tersebut memiliki kewibawaan sejati. Orang yabg berilmu akan lebih disegani oleh orang lain. Allah akan menaikkan beberapa derajat orang-orang yang berilmu.



Kewibawaan yang kedua adalah kewibawaan semu. Kewibawaan yang bersifat sementara atau temporer. Kewibawaan ini mudah hilang karena hanya titipan dari Allah. Seperti kewibawaan sejati, kewibawaan semu juga ada dua macam. Kewibawaan semu yang pertama adalah harta atau kekayaan. Orang kaya yang baik, tidak sombong dan suka bersedekah akan lebih dihormati oleh orang lain. Orang kaya yang suka beramal dengan hartanya akan lebih disegani. Kemudian kewibawaan semu yang kedua adalah jabatan. Orang yang memiliki jabatan akan dihormati oleh orang lain. Apa lagi jika orang yang memanfaatkan jabatannya untuk kebaikan, membantu sesama akan lebih dihormati.

Lantas mana yang lebih baik kewibawaan sejati atau kewibawaan semu? Semua baik dan semua dibutuhkan. Akan lebih sempurna lagi kalau orang memiliki semuanya. Akan sempurna kewibawaannya.

Demikian yang dapat saya sampaikan mohon maaf jika
ada yang salah karena itu hanya lintasan perenungan saja. Terima kasih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar