Oleh : Puji Hermawan
Salam Persaudaraan
Judul di atas tidak asing lagi
bagi warga PSHT. Banyak tulisan di medsos mengenai falsafah ini dan kebanyakan
penulis adalah warga PSHT. Adapun arti dari Sura Dira Jayaningrat Lebur Dening
Pangastuti adalah kejahatan angkara murka akan kalah dengan kelembutan, kasih
sayang dan kebenaran. Hampir semua warga PSHT paham artinya.
Lantas jika sudah paham dengan
sesanti atau semboyan di atas apakah sudah benar-benar menjalankannya? kalau
memang iya kenapa masih sering terjadi kekerasan yang dilakukan oleh beberapa
oknum warga? Falsafah bukan sekedar teori namun juga harus dipraktikkan dalam
kehidupan sehari-hari. Sura Dira bukan sekedar kejahatan dan keangkaramurkaan
saja. Kesombongan, tinggi hati dan takabur juga termasuk dalam katagorinya.
Banyak diantara kita yang masih menyombongkan diri atas apa yang kita miliki.
Banyak diantara kita merasa bangga diri setelah disahkan menjadi warga. Hal ini
adalah wajar setiap warga baru akan mengalami hal ini. Rasa ingin menunjukkan
kewargaannya kepada orang lain. Maka dari itu warga senior haruslah tetap
membimbing agar yuniornya tidak lepas kontrol dan lupa diri setelah menjadi
warga. Selain itu juga untuk mempererat persaudaraan antara senior dan yunior.
Baca juga : Sugih Tanpa Bandha
https://www.youtube.com/watch?v=bBDmPaooM3M&t=5s
Perlu kita ketahui tinggi
rendahnya ilmu seseorang bukan terletak pada seberapa banyak kitab yang telah
dibaca, seberapa banyak guru yang dimiliki tetapi terletak pada perubahan
karakter menjadi lebih baik. Apa artinya kita banyak membaca kitab tetapi tidak
dapat mencerna dan menyerap ilmu yang telah kita pelajari. Seberapapun banyak
guru yang kita miliki jika tidak membawa perubahan karakter menjadi lebih baik
maka percuma saja.
Warga juga manusia yang tak
luput dari salah dosa. untuk itu harus saling menghamat-hamati, saling
mengingatkan agar sama-sama membawa perubahan, perubahan menuju kebaikan. Mari
lembutkan hati kita untuk dapat menerima nasihat. Itulah hijrah yang
sesungguhnya. Hari ini harus lebih baik dari kemarin.
Demikian yang dapat saya
sampaikan mohon maaf jika ada salah. Terima kasih.
Sumber :
Kang Mas Sopah Ranting Comal Cabang Pemalang,
Kang Mas Alm. Bambang Lukiarso Ranting Comal Cabang Pemalang
Kang Mas Alm. Lukman Prabowo Ranting Comal Cabang Pemalang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar