Oleh : Puji Hermawan, S.T.
Salam Persaudaraan
Para kadang warga dalam ajaran PSHT ada sesuluh Memayu Hayuning Bawana betapa mulianya ajaran ini. Semua tahu tidak mudah untuk melaksanakannya maka dari itu para kadang diajari ilmu bela diri untuk membantu dalam menjalankan Memayu Hayuning Bawana. Lalu apa sih Memayu Hayuning Bawana itu?
Dalam ajaran Islam Allah menciptakan Adam untuk menjadi Khalifah di muka buni. Tugas utamanya adalah menjaga dan memelihara ketertiban dunia. Bukan sebaliknya menjadi pembuat kekacauan (troble maker). Alangkah damainya negeri ini jika semua orang bukan hanya warga PSHT bmenyadari dan mengamalkan hal ini.
Tawuran yang dilakukan oleh onum warga PSHT tidak seharusnya terjadi jika semua warga PSHT menjalankan ajaran ini. Jika ada permasalahan selalu klarifikasi terlebih dahulu sebelum melakukan pengerahan masa. Apa lagi jaman sekarang era komunikasi semua informasi dapat segera tersebar ke seluruh penjuru negeri bahkan dunia. Kemudahan mendapatkan informasi seharusnya diimbangi dengan perbaikan karakter agar tidak dengan mudah menyimpulkan informasi yang diterima.
Baca juga : BERBILANG DARI ESA MENGAJI DARI ALIF
https://www.youtube.com/watch?v=ZF0DXB5-LX0&t=4s
Lantas bagaimana lakune agar dapat memayu hayuning bawana? Lakune yaitu: “Beciking Laku” adalah selalu berbuat baik dan senantiasa menjauhi hal-hal yang dilarang oleh Tuhan. Implementasinya adalah laku tirakat batin. Apa itu tirakat batin? Tirakat batin adalah menjaga hati agar selalu ingat kepada Tuhan. Jika hati kita selalu ingat kepada Tuhan maka tingkal laku dan perbuatan kita akan selalu berusaha berbuat baik. Karena kita takut kepada Tuhan. Walaupun tidak ada orang lain yang melihat kita tetap yakin kalau Tuhan Maha Melihat. Tidak ada sedikitpun perbuatan kita yang lepas dari pemantauan Tuhan. Oleh sebab itu kita harus tetap menjaga hati agar hati kita tidak terkotori oleh niatan untuk berbuat tercela.
Sumber :
Kang Mas Sopah Ranting Comal Cabang Pemalang,
Kang Mas Alm. Bambang Lukiarso Ranting Comal Cabang Pemalang
Kang Mas Alm. Lukman Prabowo Ranting Comal Cabang Pemalang
Kang Mas Alm. Pujiantoro Solo
Tidak ada komentar:
Posting Komentar